Jakarta (ANTARA) – Kia akan menyertakan tombol fisik untuk fungsi-fungsi utama pada kendaraan-kendaraan generasi berikutnya menurut warta publikasi otomotif Drive pada Selasa.
Produsen kendaraan asal Korea itu meningkatkan dukungan teknologi pada kendaraannya seiring dengan tren pasar menuju ke penggunaan layar yang lebih besar, tetapi akan terus menawarkan pintasan fisik untuk beberapa kontrol yang paling sering digunakan.
Model kendaraan Kia saat ini memiliki kontrol fisik untuk volume, penyetelan/pencarian, mode media, pengaturan suhu, kecepatan kipas, lampu hazard, dan favorit.
“Ada fungsi-fungsi tertentu yang perlu Anda temukan dengan cepat dan Anda tidak ingin salah menggunakannya, jadi kami tetap menggunakan tombol fisik,” kata Kepala Desain Interior Kia, Jochen Paesen.
“Sekarang kami belajar dari itu untuk meningkatkan komponen digital dan pengalaman pengguna,” katanya kepada Autocar.
Banyak pesaing Kia mengandalkan layar sentuh untuk mengontrol sebagian besar, jika bukan semua, fungsi inti mobil, dan beberapa di antaranya bahkan menggunakan tombol sentuh pada setir.
“Ada merek yang hanya mengandalkan digital dan itu berhasil bagi mereka, tetapi Kia menjual secara global dan kami memiliki studio yang meneliti pasar di mana-mana, dan ketika Anda menyatukan semuanya, itu cukup sederhana: kita semua sama,” kata Paesen.
Baca juga: Kia bakal ramaikan segmen MPV listrik pada akhir 2026
Baca juga: Hyundai pamerkan konsep Staria Camper EV bertenaga surya
Hyundai memiliki perspektif serupa dengan Kia, menganggap kehadiran terlalu banyak layar sentuh justru dapat mengganggu konsentrasi.
“Ini soal keamanan. Oke, kita bicara tentang mobil terhubung dan konten digital, tetapi yang terpenting adalah keselamatan,” kata Kepala Desain Hyundai, SangYup Lee, kepada Top Gear pada 2024.
Ini berarti, kontrol campuran untuk fitur-fitur utama pada mobil kemungkinan akan dihadirkan pada kendaraan Hyundai dan Kia, yang berada di bawah perusahaan induk yang sama.
Sebagai contoh, mobil seperti Hyundai Ioniq 3 yang dijadwalkan meluncur pertengahan tahun 2026 akan menampilkan sistem infotainment Pleos Connect baru dari merek tersebut, yang memperbesar layar sentuh tetapi mempertahankan pintasan fisik untuk kecepatan kipas, AC, volume, penyetelan, lampu hazard, dan fungsi pemanas jok.
Model-model Kia di masa mendatang kemungkinan juga akan mmenggunakan sistem semacam itu.
Baca juga: VW akan kembalikan tombol kontrol fisik pada seri ID.4 2026
Baca juga: Layar sentuh tidak selalu lebih baik dari tombol fisik pada mobil
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026











